ANALISIS teknikal, seperti kita tahu, didasarkan pada asumsi kuat bahwa harga yang ada sudah merefleksikan semua informasi yang ada. Bagi orang yang percaya dengan teori forex yang satu ini maka tidaklah penting apakah informasi yang didapat adalah untuk kalangan umum atau tersembunyi untuk orang-orang tertentu.
Para penganut analisis ini percaya bahwa pasar sangat kuat merefleksikan kondisi sebenarnya dan semua informasi akan direfleksikan dalam harga. Dengan asumsi ini maka secara teknikal mereka bisa meramalkan pergerakan harga dengan informasi yang ada.
Harga yang terjadi adalah refleksi transaksi antara penawaran dan permintaan dari harga yang diperdagangkan. Tujuan dari para analis adalah meramalkan arah harga ke depan. Dengan fokus pada harga dan hanya harga itu sendiri, itulah yang dimainkan oleh para penganut teknikal.
Berbeda dengan kaum “fundamentalis” yang sering bertanya “mengapa harga naik” atau “mengapa harga turun”, kaum analis teknikal selalu bertanya apa yang terjadi dengan harganya dan kemarin bagaimana. Atau dengan kata lain, histori pergerakan harganya bagaimana?
Nah kini tinggal Anda. Mau pilih yang mana? Semua ada kelemahan dan kelebihan masing-masing. yang pasti saya tekankan di sini adalah, forex itu penuh ketidakpastian!!! Kalau begitu mengapa kita harus meyakini dengan metode yang “pasti” untuk memenangkan pertarungan yang ada? Hmmm itu hanya pendapat saya saja, Anda punya pendapat sendiri.
Happy weekend… success for your trading next week …

fundamental dan teknikal itu asas yang penting, tapi jika kalian boleh menguasai teknikal itu lagi bagus kerana dari situ kita boleh bikin profit
salam kenal Pak Ivan…
saya pemula ne Pak, blum tau bnyak tangtang forex,, jdi mksud nya kta bsa sharing2 n blajar dri Bpak….